SELAMAT DATANG SOBAT BLOGGER

Tuesday, July 17, 2012

Hayilaatum Atumi Si Bunga Melati: Pesan Singkat Part I


Mencoba lebih ekstrim dalam membuat cerita. Ini adalah bagian pertama dari cerita yang diberi judul HAYILAATUM ATUMI SI BUNGA MELATI, dalam episode Pesan Singkat. Semoga bisa menjadi inspirasi awal bagi sobat blogger yang lainnya. Selamat menikmati dan ditunggu komentarnya...


HAYILAATUM ATUMI SI BUNGA MELATI
Pesan Singkat Part I

Aku adalah orang yang tidak mudah untuk jatuh cinta. Dan ketika cinta itu datang, semua rangsangan yang ada di sekitarku tidak dapat aku rasakan apalagi memberikan respon. Aku hanya bisa melihat dan merasakan cinta itu sendiri dalam wujud manusia. Ya, wujud yang sempurna.


Mataku tak mungkin salah dalam melihat bentuk wujud yang begitu anggun. Telingaku tidak mungkin salah ketika suaranya yang merdu terdengar mengucap salam. Hidungku tidak mungkin salah saat aku mencium aroma wangi melati yang masih segar. Mulutku tidak mungkin salah sewaktu aku membalas salam darinya. Tanganku tidak mungkin salah menggenggam tangannya yang halus dan hampir tak tersentuh sedikitpun oleh debu kotor yang tak kenal kata menyerah. Akalku tidak mungkin salah berfikir dan berlogika bahwa dialah gadis yang sempurna untukku. Hatiku tidak mungkin salah merasakan getaran-getaran cinta yang mengalir membentuk gelombang longitudinal tak terputus dari ubun-ubun hingga telapak kaki.

Kupejamkan mata ketika aku mendengar alunan suara musik syahdu dari salah satu soundtrack film yang hampir setiap hari aku lihat di stasiun TV favoritku. Semilir angin sore membelai lembut tubuhku hingga sekujur tubuhku terasa sejuk dan damai. Aku membayangkan seandainya suasana ini aku rasakan bersama seseorang yang aku cintai saat ini, mungkin akan terasa lebih damai dan nyaman.

Harapan dan harapan. Perlahan-lahan kubuka handphoneku dan jari jemariku mulai menari lincah di atas tombol dan terciptalah sebuah kata-kata manis penuh pengharapan akan kehadiran dan kedatangannya di sisiku. Jemariku kembali menekan tombol, dengan perlahan mencari nomor yang dituju dan pada akhirnya kutemukan sebuah nama yang tidak asing lagi bagiku, nama itu tertulis “Hayilaatum Atumi”. Ku tekan tombol kirim kemudian muncullah peringatan “Terkirim: Hayilaatum Atumi”.

Dengan penuh rasa gelisah, aku menunggu balasan pesan singkat yang aku kirimkan pada yang bernama “Hayilaatum Atumi”. Lama aku menunggu. Rasa gelisah, khawatir, tegang dan takut bercampur baur bak kopi dan gula yang larut dalam air panas. Aku terhanyut dalam lamunan. Tidak lama kemudian, handphoneku berdering, terlihat tanda bahwa itu adalah pesan singkat yang aku terima. Penuh rasa harap ku buka pesan itu. Ya, itu adalah pesan singkat balasan dari yang bernama “Hayilaatum Atumi”. Penuh rasa kecewa, kembali aku menerima pesan, “ila besok uas kak…”. Membaca pesan itu, aku mencoba untuk tetap tegar dan berusaha menenangkan diri dengan membalas pesan itu. Ku katakan padanya, “Selamat belajar ya…”.

Kembali jemariku menari bersama pena tersayang dan kutuliskan cerita ini.


Dede Nunu Purbaya
IMMAN Halaman 1
24 Juni 2012
21.02
Comments
5 Comments

5 comments:

  1. Gak di FB gak di blog, tetap lugas meski bercerita,,,hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya minimal orang lain bisa terhanyut dalam buaian cerita walau terpaksa, hahaha...

      Delete
  2. wah, ditunggu episode selanjutnya deh..

    ReplyDelete

  3. terimakasih atas sharing ilmu dan pengetahuannya. semoga selalu menjadi manfaat bagi semuanya. salam sukses selalu. amin

    http://taswanitaetnikhandmade.spohost.com/

    ReplyDelete

Ku tunggu komentarmu...